Wednesday, November 4, 2015

Kekasih Baru

Kekasih Baruku
Semalam,
Aku ucapkan selamat tinggal padamu,
Sebelum aku melangkah pergi, aku tuliskan pada kelopak matamu seribu perkataan,
Kata tanpa makna,
Aku tulis ...
Siapa dirimu?
Siapa yang meletakkanmu di persimpangan hidupku?
Siapa pula yang menyiram air di perdu hidupku supaya kau terus subur?
Sebelum kauhadir,
Hatiku umpama tanah perkuburan,
Bagai gereja yang ditinggalkan,
Hanya laungan loceng yang membingitkan telinga.

Setelah kau tiba,
Aku kehilangan sejarah hidupku yang lalu,
Dan kau juga,
Datang tanpa sejarah tanpa tujuan,
Cintaku adalah api yang mula membara dan membakar,
Mengapa kau menyingkap jendela mengundang api cinta itu,
Aku ingin berpesan dan menjagamu agar tidak terbakar bersama-samaku,
Janganlah kau tersesat bersama-samaku,
Dalam dunia yang indah dan beracun.

No comments:

Post a Comment