Wednesday, November 4, 2015

Pertemuan Pertama

Ketika kita bersama,
Berkereta mencari secangkir kopi panas memecah sejuk pagi,
Kauletakkan kepalamu di bahuku,
Tiba-tiba bintang-bintang di langit terhenti lalu terkeluar dari radarnya,
Matahari yang terbit di ufuk timur kembali semula ke manzilnya,
Lalu kaudiam,
Diammu adalah keindahan,
Tuturmu adalah keindahan,
Tawamu adalah keindahan,
Senyummu adalah keindahan,
Kupulang meninggalkanmu,
Rindumu pula menjadi pelangi indah,
Perpisahan juga adalah keindahan,
Hingga aku merasa nikmatnya berjauhan,
Agar aku selalu mengingatimu.

No comments:

Post a Comment